AS Sebut Jaringan Global ISIS Makin Luas dengan 20 Kelompok Afiliasi Baru

Anton Suhartono
Christopher Miller (Foto: AFP)

Disebutkan, kekuatan mereka beragam, namun yang terkuat berada di Afrika, dibuktikan dengan serangan di Niger.

Mereka mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan enam pekerja bantuan Prancis dan dua guide lokal di Niger pada 9 Agustus.

ISIS juga berusaha untuk menyerang sasaran Barat, namun sejauh ini upaya kontra-teror yang efektif mampu mencegah upaya tersebut.

Sementara di dalam Irak dan Suriah, lanjut Miller, ISIS masih melakukan serangan dan pembunuhan yang stabil menggunakan metode bom bunuh diri, seperti operasi pada Mei yang menewaskan dan melukai puluhan tentara Irak.

Dia melanjutkan, ISIS juga membanggakan kesuksesan mereka dengan membuat video grafis sebagai propaganda untuk menunjukkan bahwa para anggotanya masih terorganisasi rapi serta aktif, setahun serelah kekhalifahan mereka rontok.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal