AS Sebut Jaringan Global ISIS Makin Luas dengan 20 Kelompok Afiliasi Baru

Anton Suhartono
Christopher Miller (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Kelompok ISIS terus melebarkan jaringan global dengan menambah sekitar 20 afiliasi. Kekuatan kelompok militan ini semakin berkembang meskipun sudah dipaksa keluar dari Irak dan Suriah.

Direktur Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional Amerika Serikat (AS) Christopher Miller, dalam sidang dengar pendapat dengan Komisi Keamanan Dalam Negeri DPR AS, Rabu (17/9/2020), mengatakan, ISIS berulang kali menunjukkan kemampuan untuk bangkit kembali setelah menderita kekalahan pada tahun lalu.

"Mereka mengandalkan para veteran yakni komandan tingkat menengah yang berdedikasi, jaringan rahasia yang luas, dan bertahan dengan memabfaatkan menurunnya tekanan CT (kontra-terorisme)," kata Miller, dikutip dari AFP, Jumat (18/9/2020).

Sejak pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi tewas dalam serangan pasukan elite AS di Suriah pada Oktober 2019, pemimpin yang baru Mohammed Said Abd Al Rahman Al Mawla mampu mengarahkan dan menginspirasi serangan-serangan yang dilakukan kelompok afiliasi di berbagai negara.

"Di luar Irak dan Irak, kekuatan global ISIS saat ini mencakup sekitar 20 cabang dan jaringan," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal