AS Kembali Serang Iran, Peluncur Rudal hingga Kapal Pemasang Ranjau Jadi Target

Aditya Pratama
Militer AS menyatakan telah meluncurkan serangan terbaru ke Iran selatan, Selasa (26/5/2026) dengan menargetkan situs peluncur rudal dan kapal. (Foto: AP)

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa pejabat setempat di Bandar Abbas sedang menyelidiki usai mendengar ledakan.

Iran belum merespons serangan terbaru AS. Belum jelas dampak apa yang akan ditimbulkan oleh serangan tersebut terhadap potensi kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran.

Setelah serangan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kesepakatan damai masih mungkin terjadi dan merujuk pada pembicaraan pada hari Selasa antara negosiator utama dan Menteri Luar Negeri Iran dengan Perdana Menteri Qatar.

"Kita akan lihat apakah kita bisa membuat kemajuan. Saya pikir ada banyak pembicaraan bolak-balik tentang bahasa spesifik dalam dokumen awal, jadi akan memakan waktu beberapa hari," ucap Rubio.

Pada akhir pekan lalu Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa kedua pihak hampir mencapai kesepakatan damai. Namun, pihaknya kembali menginstruksikan para negosiator untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan. 

Dikabarkan, AS dan Iran sedang membahas perjanjian yang mencakup perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan rencana untuk negosiasi lebih lanjut mengenai program nuklir Iran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Iran Araghchi Ditolak Masuk AS, Batal Ikut Sidang Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Iran Setuju Buka Selat Hormuz, AS Siap Cairkan Aset Teheran Rp442 Triliun

57 tahun lalu

Kabar Baik! Trump Sebut AS-Iran Segera Berdamai, Selat Hormuz Akan Dibuka

57 tahun lalu

Trump dan Perwira Tinggi AS Batalkan Liburan Kembali ke Gedung Putih, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal