Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Isi Proposal Damai Terbaru AS untuk Iran, Bayar Ganti Rugi hingga Cabut Sanksi
Advertisement . Scroll to see content

Trump dan Perwira Tinggi AS Batalkan Liburan Kembali ke Gedung Putih, Ada Apa?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:15:00 WIB
Trump dan Perwira Tinggi AS Batalkan Liburan Kembali ke Gedung Putih, Ada Apa?
Donald Trump dan beberapa perwira tinggi militer dan intelijen dilaporkan membatalkan liburan akhir pekan dan kembali ke Gedung Putih (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan melancarkan operasi militer terbaru terhadap Iran. Opsi ini muncul justru di tengah gencarnya upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan damai baru konflik AS-Iran.

Namun belum ada keputusan akhir yang dibuat hingga saat ini, meski persiapan untuk melancarkan serangan terbaru terhadap Iran terus berlanjut, baik di level pemerintahan maupun militer AS.

CBS News, mengutip beberapa sumber pejabat AS, melaporkan Trump membatalkan liburan panjang akhir pekan terkait Hari Pahlawan di klub golfnya di New Jersey. Trump kembali ke Gedung Putih dengan alasan "kondisi yang berkaitan dengan urusan pemerintah."

Beberapa perwira militer dan intelijen AS juga dilaporkan mengubah atau membatalkan rencana liburan terkait kemungkinan konflik yang diperbarui.

Laporan CBS juga mengungkap para pejabat pertahanan meninjau pemanggilan kembali personel yang bertugas di luar negeri, sementara rotasi pasukan terus berlanjut di seluruh pangkalan Timur Tengah untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan Iran.

Juru Bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan, Trump tetap bersikukuh Iran tidak akan mendapatkan senjata nuklir seraya memperingatkan AS siap menghadapi semua kemungkinan skenario jika perundingan damai gagal.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada awal pekan ini memperingatkan, serangan apa pun oleh AS atau Israel bisa memperluas konflik di luar kawasan. Militer Iran akan membuka front pertempuran baru.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut