AS Bombardir 47 Lokasi di Yaman, 53 Orang Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas akibat serangan udara AS di Yaman bertambah menjadi 53 orang (Foto: US Navy via AP)

Pemimpin Houthi Abdul Malik Al Houthi menegaskan tak akan membiarkan kapal-kapal perang dan dagang AS dan Israel lewat begitu saja di Laut Merah dan Laut Arab. Setiap kapal dari kedua negara itu akan menjadi target jika serangan AS terhadap Yaman terus berlanjut.

Houthi Serang Kapal Induk AS

Houthi pada Minggu kemarin mengklaim menyerang kapal induk AS USS Harry Truman serta kapal beberapa perang AS lainnya di Laut Merah. Serangan pembalasan atas gempuran AS sehari sebelumnya itu dilakukan menggunakan rudal dan drone.

"Kapal induk dan kapal perang AS akan menjadi target kami. Keputusan untuk melarang pengiriman juga akan memengaruhi Amerika selama mereka melanjutkan agresi," kata Al Houthi.

Dia menegaskan, eskalasi akan dibalas dengan eskalasi. Jalur-jalur kapal perang AS akan diblokade.  Dia berjanji tak akan membiarkan kapal-kapal perang tersebut melintas tanpa serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal