AS Akan Beri Sanksi Perusahaan Minyak dan Chip China karena Dikendalikan Militer

Anton Suhartono
Dua perusahaan China yakni CNOOC dan SMIC dilaporkan akan dijatuhi sanksi oleh AS (Foto: AFP)

Sejauh ini Departemen Pertahanan AS belum mengomentari laporan dari sumber tersebut.

Pemerintahan Trump semakin gencar menjatuhkan sanksi terhadap China serta kekuatan asing lainnya, termasuk Rusia dan Iran, sebelum masa jabatan berakhir pada Januari 2021.

Langkah tersebut akan mempersulit posisi Joe Biden, teruama dalam membina hubungan dengan China ke depannya.

Sanksi ini juga bagian dari upaya Trump melemahkan upaya China dalam menafaatkan perusahaan teknologi sipil untuk tujuan militer.


SMIC sudah lebih dulu berada dalam bidikan AS. Pada September, Departemen Perdagangan mengeluarkan pemabatasan ekspor ke perusahaan itu setelah mendapati peralatan buatan AS digunakan untuk tujuan militer.

Pada pekan lalu, pemerintahan Trump nyaris mengumumkan 89 perusahaan kedirgantaraan China yang memiliki hubungan dengan militer. Akses mereka untuk membeli berbagai barang dan teknologi AS akan dicabut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal