AS Akan Beri Sanksi Perusahaan Minyak dan Chip China karena Dikendalikan Militer

Anton Suhartono
Dua perusahaan China yakni CNOOC dan SMIC dilaporkan akan dijatuhi sanksi oleh AS (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Donald Trump dilaporkan akan menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan China, yakni CNOOC dan SMIC. CNOOC merupakan perusahaan minyak dan gas sedangkan SMIC produsen chip.

Sanksi dijatuhkan karena China National Offshore Oil Corp (CNOOC) dan Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) diketahui masih bagian dari militer China.

Menurut keterangan sumber serta dokumen, seperti dikutip dari Reuters, Senin (30/11/2020), akses kedua perusahaan itu ke investor AS akan dibatasi.

Departemen Pertahanan AS pada awal bulan ini memasukkan empat perusahaan China yang dimiliki atau dikendalikan militer dalam daftar hitam. Dengan demikian total perusahaan China yang terkena dampak menjadi 35.

Dua perusahaan lain yang masuk daftar hitam adalah China Construction Technology dan China International Engineering Consulting. Namun belum jelas kapan sanksi terbaru ini berlaku efektif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal