Arab Saudi Akan Tentukan Negara-Negara yang Bisa Mengirim Jemaah Umrah

Anton Suhartono
Arab Saudi akan menentukan negara-negara yang bisa mengirim jemaah umrah (Foto: AFP)

“Jemaah akan dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok akan didampingi tenaga kesehatan di Masjidil Haram. Hanya jemaah dengan usia antara 18 dan 65 tahun yang diperbolehkan di tahap pertama ini," kata Benten, seperti dilaporkan kembali Saudi Gazette, Senin (28/9/2020).

Benten menegaskan tidak ada biaya yang dikenakah terkait penerbitan izin umrah. Namun dia menegaskan semua jemaah harus mendaftar melalui aplikasi I'tamarana.

"Tidak ada jemaah umrah diizinkan memasuki Masjidil Haram di Makkah tanpa menyelesaikan prosedur masuk melalui aplikasi seluler" I'tamarana. Ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan jamaah," ujarnya.

Jemaah yang sudah berada di Saudi sudah bisa mendaftar melalui aplikasi tersebut sejak 27 September.

Warga negara Saudi dan ekspatriat serta keluarganya yang sudah tinggal di dalam negeri diperbolehkan mengikuti umrah dengan mendaftarkan nama mereka. Pendaftaran tersebut termasuk berkunjung ke Masjid Nabawi.

Pada tahap pertama, warga lokal dan ekspatriat diizinkan melakukan umrah dengan kapasitas 30 persen yang berarti 6.000 orang per hari, berdasarkan kapasitas Masjidil Haram.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab

57 tahun lalu

Kemenhaj Terima 72 Aduan Travel Umrah Bermasalah, 19 Kasus Tuntas Dimediasi

57 tahun lalu

Kaget! Davina Karamoy Ikut Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel

57 tahun lalu

Korban Penipuan Travel Hanania Bertambah Jadi 1.286 Orang, Total Kerugian Tembus Rp35 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal