TEL AVIV, iNews.id - Sekitar 2 juta warga Israel hidup di bawah garis kemiskinan berdasarkan data 2024. Jumlah itu termasuk sekitar 880.000 anak-anak dan 150.000 lanjut usia (Lansia).
Berdasarkan laporan tahunan Asuransi Nasional Israel (NII) yang dirilis Jumat (30/1/2026), angka tersebut merupakan 21 persen dari total populasi Israel.
Disebutkan jumlah orang miskin di Israel naik 0,3 persen dibandingkan pada 2023. Salah satu pemicu kenaikan jumlah orang miskin adalah perang di Jalur Gaza.
Jumlah anak-anak yang hidup dalam kemiskinan berada di angka 28 persen dari total populasi, naik dari 27,9 persen pada 2023. Ini berarti 1 dari 4 anak Isael hidup dalam kemiskinan.
Israel memiliki tingkat kemiskinan anak tertinggi kedua di antara negara-negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), setelah Kosta Rika. Namun, tingkat kerawanan pangan yang dialami anak-anak di Israel turun dari 36 persen pada 2023 menjadi 31,7 persen pada 2024.