21% Warga Israel Hidup Miskin, Bertambah akibat Perang Gaza

Anton Suhartono
Sekitar 2 juta warga Israel hidup di bawah garis kemiskinan berdasarkan data 2024 (Foto: AP)

Tingkat kemiskinan tertinggi berasal dari kelompok ultra-Ortodoks (Haredi) dan Arab, yakni 32,8 persen rumah tangga Haredi dan 37,6 persen rumah tangga Arab berada di bawah ambang batas minimum. Kemiskinan yang dialami warga Israel keturunan Arab sangat mungkin disebabkan oleh diskriminasi.

Secara total, kedua kelompok tersebut mencakup 65,1 persen dari total populasi Israel yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Kota termiskin di Israel dihuni pemukiman ultra-Ortodoks yakni Modi’in Illit di Tepi Barat dengan 48,2 persen penduduknya hidup dalam kemiskinan, diikuti Yerusalem (38,6 persen), Beit Shemesh (36,3 persen).

Laporan NII juga mengungkap perang di Jalur Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023 berkontribusi pada meningkatnya tingkat kemiskinan di Israel. 

Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk masa tugas pasukan cadangan yang panjang, berpotensi mengakibatkan ketidakhadiran pencari nafkah dalam waktu lama dari pekerjaan, atau pengungsian dilakukan keluarga yang tinggal di dekat perbatasan Gaza dan Lebanon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal