200 Anggota Parlemen Serukan Inggris Akui Negara Palestina Sebelum PM Starmer Ancam Israel

Anton Suhartono
Keir Starmer menghadapi tekanan politik besar di Inggris sebelum menyatakan akan mengakui negara Palestina (Foto: AP).

Inggris, sebagai kekuatan dunia dan sekutu tradisional Amerika Serikat (AS), dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk mengambil posisi yang lebih berani.

Langkah Konkret atau Sekadar Janji?

Pemerintahan Starmer telah menyatakan niat untuk mengakui Palestina sebelum pemilu berikutnya pada 2029, namun belum ada tenggat waktu atau langkah resmi yang dijelaskan. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen tersebut bisa menguap menjadi janji politik belaka.

Reynolds juga mendukung pemberian bantuan udara ke Gaza, menyebut Inggris tidak bisa menunggu lebih lama hingga Israel membuka akses darat. 

“Kita harus melakukan sesuatu sekarang. Rasa kemanusiaan kita sedang diuji,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal