200 Anggota Parlemen Serukan Inggris Akui Negara Palestina Sebelum PM Starmer Ancam Israel
Namun dia juga menegaskan, pengakuan harus dilakukan secara strategis dan pada momentum yang tepat, agar tidak sekadar menjadi gestur simbolis yang gagal mengakhiri konflik.
“Kita hanya bisa melakukan ini sekali. Jika hanya simbolis, lalu tidak ada perubahan di lapangan, apa langkah kita selanjutnya?” ujarnya.
Rasa Frustrasi Publik Meluas
Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Emily Thornberry mengungkapkan, ada rasa frustrasi besar dari rakyat Inggris karena pemerintah dianggap terlalu lamban dan tidak berbuat cukup dalam menghadapi krisis Gaza.
“Sudah terlalu lama kita diam. Sudah waktunya Inggris berdiri bersama kemanusiaan dan keadilan,” katanya, dalam pernyataan kepada media.
Gelombang kemarahan publik meningkat seiring makin parahnya situasi di Jalur Gaza. Lebih dari 60.200 warga Gaza tewas dan blokade yang diberlakukan Israel telah memperparah krisis kemanusiaan.