Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
BAKU, iNews.id - Iran tidak akan membiarkan Lebanon terus menjadi sasaran serangan Israel. Teheran menyatakan akan tetap mendukung mitra strategisnya itu dan menganggap penghentian perang di Lebanon sama pentingnya dengan berakhirnya konflik dengan Washington.
Kepala juru runding Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, Israel harus segera menghentikan serangan serta pendudukannya di Lebanon Selatan. Menurut dia, perdamaian di kawasan tidak akan tercapai jika agresi terhadap Lebanon terus berlanjut.
"Iran tidak akan meninggalkan mitra strategis mengalami kesulitan. Oleh karena itu, gencatan senjata dan pengakhiran perang di Lebanon sama pentingnya dengan penghentian perang di Iran," kata Ghalibaf, dikutip dari Anadolu, Selasa (30/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf di tengah pembahasan mengenai nota kesepahaman (MoU) damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang ditandatangani pada 17 Juni. Menurut dia, kesepakatan tersebut juga mengandung semangat untuk mengakhiri konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Ghalibaf, yang juga menjabat ketua parlemen Iran, menyebut MoU Islamabad sebagai bukti kegagalan AS mencapai tujuannya melalui perang.
"Kesepahaman (MoU) Islamabad bukan berasal dari tekanan atau paksaan, melainkan hasil dari perlawanan dan otoritas bangsa Iran yang pemberani," ujarnya.
"Itulah mengapa Nota Kesepahaman Islamabad menjadi deklarasi kekalahan Amerika," katanya lagi.
Editor: Anton Suhartono