200 Anggota Parlemen Serukan Inggris Akui Negara Palestina Sebelum PM Starmer Ancam Israel

Anton Suhartono
Keir Starmer menghadapi tekanan politik besar di Inggris sebelum menyatakan akan mengakui negara Palestina (Foto: AP).

Namun dia juga menegaskan, pengakuan harus dilakukan secara strategis dan pada momentum yang tepat, agar tidak sekadar menjadi gestur simbolis yang gagal mengakhiri konflik.

“Kita hanya bisa melakukan ini sekali. Jika hanya simbolis, lalu tidak ada perubahan di lapangan, apa langkah kita selanjutnya?” ujarnya.

Rasa Frustrasi Publik Meluas

Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Emily Thornberry mengungkapkan, ada rasa frustrasi besar dari rakyat Inggris karena pemerintah dianggap terlalu lamban dan tidak berbuat cukup dalam menghadapi krisis Gaza.

“Sudah terlalu lama kita diam. Sudah waktunya Inggris berdiri bersama kemanusiaan dan keadilan,” katanya, dalam pernyataan kepada media.

Gelombang kemarahan publik meningkat seiring makin parahnya situasi di Jalur Gaza. Lebih dari 60.200 warga Gaza tewas dan blokade yang diberlakukan Israel telah memperparah krisis kemanusiaan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal