Dengan demikian demonstran yang tewas dalam aksi protes menentang kudeta penggulingan Aung San Suu Kyi sejak 1 Februari lalu menjadi tiga orang.
Seorang perempuan muda di Ibu Kota Naypyitaw, Mya Thwate Thwate Khaing, meninggal pada Jumat pekan lalu setelah menjalani perawatan 10 hari di rumah sakit akibat tertembak peluru tajam di kepala.
Sementara itu militer Myanmar menyatakan, seorang polisi tewas setelah mengalami luka akibat serangan demonstran.