Wamenhaj Robek Penanda Tenda Jemaah Haji di Arafah: Tak Boleh Dikuasai Kelompok Tertentu!

Achmad Al Fiqri
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mencopot penanda di tenda Arafah yang dipasang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (dok. Kemenhaj)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak merobek penanda di tenda Arafah yang dipasang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Momen itu terjadi saat jajaran Kementerian Haji dan Umrah mengecek tenda-tenda di Arafah pada Kamis (21/5/2026).

Tampak di sejumlah tenda terdapat tempelan nama kloter dan tulisan KBIHU, seolah menjadi penanda kelompok tertentu. Dahnil mengingatkan, tindakan ini merugikan jemaah lain yang berpotensi tidak kebagian tenda.

Padahal, pengaturan tenda, pembagian kloter, hingga pergerakan jemaah sepenuhnya berada di bawah kendali Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Karena itu, KBIHU diminta tidak lagi mengatur tenda secara mandiri di lapangan.

Dahnil menegaskan pihaknya telah mencopot berbagai identitas KBIHU dan spanduk tidak resmi di area tenda Arafah.

“Kami tadi langsung mencopot identitas KBIHU dan spanduk yang tidak resmi. Ini pengingat agar tidak ada penguasaan tenda untuk kelompok tertentu,” ujar dia dalam keterangan Kemenhaj, Jumat (22/5/2026).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhaj Usul Biaya Haji 2027 Jadi Rp107 Juta, Naik Nyaris Rp20 Juta dari Tahun Lalu

57 tahun lalu

Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Penipuan Haji, 3.550 Orang Jadi Korban

57 tahun lalu

DPR Ungkap Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik gegara Rupiah Melemah hingga Pajak Arab Saudi

57 tahun lalu

Kemenhaj Beri Penghargaan ke Insan dan Mitra Terbaik Haji 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal