Terapi Plasma Konvalesen, Efektifkah Obati Pasien Covid-19?

Siska Permata Sari
Prime Show With Ira Koesno membahas soal terapi konvalesen. (Foto: iNews.id)

Terapi ini dapat membantu orang lain yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius, seperti orang dengan kondisi medis kronis, misalnya penyakit jantung atau diabetes, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Risiko tertular infeksi Covid-19 dari menerima terapi plasma konvalesen belum diuji. Tetapi para peneliti percaya bahwa risikonya sangat rendah karena donor plasma telah sepenuhnya pulih dari infeksi.

Namun, ada risiko lain yang perlu diwaspadai. Di antaranya reaksi alergi, kerusakan paru-paru, dan penularan penyakit infeksi lainnya seperti HIV dan hepatitis B dan C. Oleh sebab itu, perlu adanya pemeriksaan ketat pada pendonor dan penerima donor.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
8 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
8 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
8 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
8 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal