Pernyataan ini sontak memicu spekulasi adanya ketegangan di dalam kubu internal Ammar Zoni. Apalagi, sebelumnya sempat beredar kabar bahwa seorang bernama Dokter Kamelia mengeluhkan vonis yang dijatuhkan kepada Ammar.
Menanggapi hal tersebut, Jon kembali menegaskan dirinya tidak mengetahui posisi Dokter Kamelia dalam lingkar keluarga kliennya.
“Saya nggak tahu itu (Dokter Kamelia) sebagai keluarga atau bukan,” tambahnya.
Meski membuka peluang pergantian kuasa hukum, Jon tetap mengingatkan agar situasi tidak semakin keruh akibat campur tangan pihak luar. Dia meminta hanya keluarga inti yang berbicara dan mengambil sikap terkait langkah hukum selanjutnya.
“Kami minta yang bukan keluarga dekat jangan memancing suasana panas,” tegasnya.
Vonis 7 tahun penjara terhadap Ammar Zoni sendiri menjadi sorotan publik sejak awal dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kini, bukan hanya perkara hukum yang disorot, tetapi juga dinamika internal yang mulai terkuak ke permukaan.
Situasi ini pun memunculkan pertanyaan besar: akankah keluarga tetap solid mendukung langkah hukum yang ada, atau justru memilih jalan baru dengan mengganti tim kuasa hukum? Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga inti terkait isu tersebut.