Perbedaan Syiah dan Sunni yang Perlu Diketahui

Kastolani Marzuki
Doa Qunut Witir sunnah dibaca pada hari ke-16 hingga akhir Bulan Ramadhan. Qunut juga dibaca kaum Muslimin Syiah.(Foto: SINDOnews)

Selayaknya kedua umat Islam dari mazhab ini membangun peradaban Islam dengan menyumbangkan karya intelektual dan menolong orang-orang Islam yang menderita karena kemiskinan.

Umat Islam sekarang ini tidak perlu mengorek perbedaan. Biarlah perbedaan mazhab dan benar tidaknya menjadi khazanah yang dikaji dalam lingkungan akademis dengan tinjauan ilmiah.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA mengatakan, barangkali ungkapan yang paling moderat dalam masalah konflik sunni-syiah adalah masalah salah paham saja awalnya. Ada kelompok dari kalangan umat Islam yang punya pandangan politik yang berbeda pada awalnya. Dan perbedaan ini sesungguhnya masalah yang manusiawi sekali dan mustahil dihindarkan.

Yang perlu dilakukan adalah mewujudkan ukhuwah Islamiyah di antara sesama umat Islam dengan kegiatan bersama antara pemeluk Sunni dan Syiah dalam acara-acara yang berkaitan dengan bantuan sosial dan meningkatkan taraf hidup umat Islam yang berkekurangan dalam ekonomi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dubes Iran: Perpecahan Sunni-Syiah Dikondisikan Zionis, Supaya Muslim Tercerai-berai

57 tahun lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

57 tahun lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

57 tahun lalu

Arab Saudi Eksekusi Mati Demonstran Anti-Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal