Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dubes Iran: Perpecahan Sunni-Syiah Dikondisikan Zionis, Supaya Muslim Tercerai-berai
Advertisement . Scroll to see content

Perbedaan Syiah dan Sunni yang Perlu Diketahui

Selasa, 22 Juni 2021 - 18:58:00 WIB
Perbedaan Syiah dan Sunni yang Perlu Diketahui
Doa Qunut Witir sunnah dibaca pada hari ke-16 hingga akhir Bulan Ramadhan. Qunut juga dibaca kaum Muslimin Syiah.(Foto: SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

4. Ibadah Shalat

Dalam ibadah shalat, kaum Sunni dan Syiah menghadap kiblat dan gerakannya tidak beda dengan fiqih Sunni Imam Malik. Tangannya tidak sedekap ketika qiyam. Orang Islam yang bermazhab Syiah dalam shalat membaca qunut dan dipraktikan dalam fiqih Sunni Imam Syafii.

5. Wudhu

Dalam wudhu, Muslimin Syiah mengikuti Al-Quran surah Al-Maidah ayat 6: Yaitu basuh muka dan kedua tangan hingga sikut, usap rambut kepala dan kedua punggung kaki. Wudhu model ini dilakukan juga dalam fiqih Hanafi dan fiqih Maliki. 

Dalam mazhab Sunni, selain yang rukun (yang dipraktekan fiqih Syiah) juga mengerjakan yang sunah seperti cuci tangan, kumur-kumur, menghirup air dalam hidung, dan mengusap telinga.

6. Dalam Tradisi 

Kaum Muslimin Syiah hampir sama dengan pengikut Sunni. Selalu membaca shalawat, yasinan, tahlilan, baca doa-doa panjang (jausan kabir, kumail, iftitah, dan doa-doa yang terdapat pada kitab shahifah sajjadiyyah, dan lainnya), menjalankan puasa nisfu sya’ban, rebo kasan, shalat lailatul qadar, ziarah kubur, haul, asyura, dan peringatan maulid nabi.

7. Al Qur'an

Dilihat dari sumber keduanya masih berdasarkan pada Al-Quran dan Hadits. Dalam pemahaman atas dua sumber tersebut terjadi perbedaan karena dipengaruhi tingkat intelektualitas dan situasi zaman. Karena itu, sesama umat Islam yang lahir dari persoalan politik tidak perlu memperkeruh suasana dengan provokasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut