3. Halal karena proses atau cara pengolahannya
Selain cara memperolehnya harus dengan cara yang halal, maka cara atau proses pengolahannya juga harus benar. Hewan, seperti kambing, ayam, sapi, jika disembelih dengan cara yang tidak sesuai dengan hukum Islam maka dagingnya menjadi haram. Atau makanan atau minuman yang proses pengolahannya dicampur dengan bahan haram seperti lemak babi, maka makanan atau minuman tersebut menjadi haram.
Selain halal, makanan yang dikonsumsi juga harus thayyib (baik). Artinya, makanan yang dikonsumsi baik bagi tubuh dan tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan.
Makanan yang membahayakan kesehatan misalnya mengandung formalin, mengandung pewarna untuk tekstil, makanan berlemak yang berlebihan, dan lain-lain dikatakan tidak thayyib.
1. Semua makanan dan minuman yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Artinya semua makanan dan minuman itu boleh dan halal dikomsumsi sampai ada dalil yang menyatakan keharamannya.
2. Semua makanan yang baik, tidak kotor dan tidak menjijikan.
3. Semua makanan yang tidak memberi mudharat, tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah.
a. Mendapat ridha Allah Swt karena telah menaati perintah-Nya dalam memilih jenis makanan dan minuman yang halal.
b. Menumbuhkan akhlakul karimah (karakter pofitif) dan terhindar dari akhlak madzmumah (karakter negatif).
c. Menjadi sumber tenaga (energi positif)
Setiap makanan dan minuman yang telah dikonsumsi akan berubah menjadi tenaga yang digunakan untuk beraktivitas sehari-hari seperti belajar, berolah raga dan beribadah kepada Allah.
d. Terjaga kesehatannya
Setiap makanan dan minuman yang telah dikonsumsi bergizi dan baik (thayyib) untuk kesehatan tubuh.
e. Menjaga akal dan hati seseorang.
Mengkonsumsi makanan dan minuman halal akan berpengaruh positif pada pikiran dan juga hati seseorang.
f. Barokah
Rezeki yang diperolehnya membawa barokah dunia akhirat, serta mendapat perlindungan dari Allah Swt.
g. Membawa ketenangan hidup
Makanan halalan thayyiban yang dikonsumsi sehari-hari itu tercermin kepribadian yang jujur dalam hidupnya.
Itulah penjelasan mengenai pengertian halalan thayyiban, kriteria, jenis dan manfaat mengonsumsi makanan halal bagi kesehatan.
Wallahu A'lam