Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Dilengkapi Dalil serta Keutamaannya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi niat puasa Dzulhijjah. (Foto: Ist)

Tiada suatu hari pun yang amal saleh lebih disukai oleh Allah padanya selain dari hari-hari ini. Yakni sepuluh hari pertama dari Bulan Dzulhijjah. Mereka (para sahabat) bertanya, "Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah?" Rasulullah Saw. menjawab: Dan juga lebih utama daripada berjihad di jalan Allah, terkecuali seseorang yang keluar dengan membawa hartanya untuk berjihad di jalan Allah, kemudian tidak pulang selain dari namanya saja.

Dalil puasa Dzulhijjah.

Dalam sebuah riwayat diaebutddi bahwa Nabi SAW melaksanakan puasa Dzulhijjah mulai tanggal 1-9.

Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari istri-istri Nabi صلى الله عليه وسلم , mereka berkata,

“Rasulullah SAW biasa berpuasa sembilan hari di bulan Dzulhijjah, berpuasa di hari Asyura, berpuasa 
tiga hari di setiap bulannya, puasa senin pertama dan juga hari kamis di setiap bulannya”.

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ahmad, dan Nasa’i. Ahmad dan Nasa’i menambahkan, “dan dua kamis. (HR. Abu Dawud).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Niat Puasa Arafah Sekaligus Qadha Ramadhan Apakah Boleh Digabung? Begini Penjelasannya

57 tahun lalu

Puasa Ramadhan Sudah Jalan Seminggu, Ini yang Terjadi pada Tubuh!

57 tahun lalu

Kesaksian Dokter Gia Pratama, Pasien IGD Berkurang Drastis saat Ramadhan

57 tahun lalu

Niat Puasa Senin Kamis di Bulan Jumadil Awal 1447 H, Lengkap Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal