يصليها جميعا لان النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لما فاتته صلاة العصر في غزوة خندق قضىها قبل المغرب وهكذا يجب على كل انسان فاتته الصلوات ان يصليها جميعا و لا يأخرها
"Sholat yang terlewat dikerjakan sekaligus. Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam saat melewatkan sholat Ashar dalam Perang Khandaq, beliau mengqadhanya sebelum Maghrib. Demikian pula, setiap orang yang melewatkan sholat harus mengerjakannya sekaligus tanpa menunda."
Dalam hadits ini, Nabi menggunakan dhamir ها yang merujuk pada shalat yang terlewat. Ini menunjukkan bahwa sholat qadha harus sama dengan sholat aslinya, baik tata cara maupun sifatnya.
Jika seseorang melewatkan sholat Subuh karena tertidur, ia wajib mengqadhanya dengan melaksanakan shalat Subuh secara lengkap. Tidak perlu melafalkan niat khusus, karena niat adalah perbuatan hati. Jika melafalkan niat qadha itu diperlukan, Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam tentu sudah mengajarkannya kepada kita.
Ketika seseorang teringat bahwa ia telah melewatkan shalat atau baru bangun setelah waktu shalat habis, yang perlu dilakukan adalah:
Demikianlah penjelasan mengenai cara membayar sholat yang tertinggal. Semoga bermanfaat.