Para ahli medis memperingatkan munculnya fenomena 'Ketamine-Induced Cystitis', di mana:
- Dinding Kandung Kemih Rusak: Zat kimia ketamin 'membakar; lapisan dalam kandung kemih, menyebabkan luka dan pendarahan.
- Penyusutan Ekstrem: Organ yang seharusnya elastis menciut drastis. Akibatnya, pengguna sering mengompol atau merasa nyeri hebat saat buang air kecil (seperti kencing serpihan kaca).
- Gagal Ginjal: Kerusakan saluran kemih memicu tekanan balik urine ke ginjal, yang jika dibiarkan akan memaksa korban menjalani cuci darah seumur hidup.
Bahaya 'K-Hole' dan Kelumpuhan Kesadaran
Dalam rapat hari ini, BPOM menekankan bahwa ketamin memengaruhi sistem saraf pusat secara agresif. Pada dosis penyalahgunaan, pengguna akan terjebak dalam kondisi 'K-Hole'.
"Penyalahgunaan ini menyebabkan perubahan persepsi dan kesadaran yang ekstrem. Pengguna merasa terpisah dari tubuhnya (disosiasi), yang dalam kondisi tanpa pengawasan medis, dapat memicu henti napas atau cidera fatal karena hilangnya kontrol motorik," ungkap Taruna dalam paparannya.
Jadi, itu dia dampak buruk penyalahgunaan ketamin bagi kesehatan. Obat bius ini semestinya bukan menjadi alat halusinasi, karena memiliki dampak berbahaya jika dipakai sembarangan.