Waspada! Penyalahgunaan Ketamin Picu Gagal Ginjal hingga Gangguan Kandung Kemih

Annastasya Rizqa
Penyalahgunaan ketamin. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Di balik tren penyalahgunaan zat di kalangan anak muda, tersimpan ancaman medis yang sangat mengerikan. Ya, penyalahgunaan ketamin bisa mengancam nyawa.

Data terbaru yang diungkap Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI hari ini, Senin (20/4/2026), menunjukkan lonjakan distribusi ketamin yang tidak wajar, mencapai 440.000 penyaluran pada tahun lalu.

Peningkatan hampir empat kali lipat dari tahun 2022 ini bukan sekadar angka statistik, melainkan sinyal bahaya bagi kesehatan fisik generasi muda Indonesia. Penyalahgunaan ketamin pada tubuh berdampak memicu gagal ginjal.

Berikut ini beberapa dampak buruk kesehatan dari penyalahgunaan ketamin. Simak selengkapnya hanya di artikel ini.

Bahaya Penyalahgunaan Ketamin

Efek Korosif: Kandung Kemih yang Menciut

Secara medis, ketamin adalah obat anestesi (bius) yang bekerja menghambat reseptor NMDA di otak. Namun, ketika disalahgunakan secara terus-menerus, zat sisa metabolisme ketamin yang dibuang melalui urine bersifat sangat korosif.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Tragis! Penyalahgunaan Ketamin Melonjak, BPOM Bongkar Datanya

Nasional
4 hari lalu

Aturan Baru BPOM soal Batas Cemaran Mikroba Pangan Olahan Resmi Berlaku!

Health
10 hari lalu

Kenapa Orang Dewasa Disarankan Vaksin Campak? Ini Penjelasan BPOM

Sumut
21 hari lalu

Bareskrim Tangkap Ahmad Dolli Bawa Ketamin 6,25 Kg di Deliserdang Senilai Rp18,77 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal