Menurut Farhan, kondisi tersebut menimbulkan dilema tersendiri. Sebagian laki-laki enggan menggunakan pengaman karena masih ada risiko kegagalan, sementara vasektomi sering dihindari karena dianggap sebagai tindakan permanen.
Namun, kini muncul inovasi baru berupa pil kontrasepsi khusus laki-laki bernama YCT 529. Pil ini diklaim bersifat non-hormonal dan tidak mengganggu hormon testosteron seperti kontrasepsi hormonal pada perempuan.
“YCT 529, pil kontrasepsi untuk laki-laki. Cara kerjanya beda dari pil KB perempuan. Kalau pil KB perempuan itu hormonal mempengaruhi estrogen dan progesteron supaya tidak terjadi ovulasi. YCT 529 ini non-hormonal yang berarti enggak ganggu hormon kayak hormon testosteron,” jelas Farhan.
Dia menerangkan, YCT 529 bekerja dengan menahan reseptor vitamin A di testis yang dikenal sebagai retinoic acid atau reseptor alfa. Reseptor tersebut memiliki peran penting dalam proses produksi sperma.
“Karena vitamin A itu esensial atau penting untuk proses produksi sperma. Sehingga kalau di blok reseptornya, vitamin A enggak bisa nempel dan tidak bisa melakukan proses spermatogenesis. Alias produksi spermanya terhenti sementara,” tambah dia.