JAKARTA, iNews.id - Crazy Rich PIKHelena Lim mengeluh kram otot leher di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta. Gegara kondisi kesehatan tersebut, sidang korupsi timah yang merugikan negara Rp300 triliun harus ditunda.
"Saya kurang enak badan, karena otot leher saya kram. Kalau boleh, diperkenankan diizinkan untuk (saya) tidak mengikuti persidangan, Yang Mulia," kata Helena Lim di hadapan Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh, Rabu (18/9/2024).
Rianto pun mengabulkan permintaan tersebut. Dengan begitu, persidangan kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah 2015-2022 yang merugikan negara Rp300 triliun ditunda.
Di sisi lain, masyarakat perlu tahu bahwa seseorang bisa kram otot leher karena beberapa penyebab. Gejala dari kram leher pun perlu diketahui agar Anda bisa segera mencari pertolongan.
Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut penyebab dan gejala kram otot leher seperti dialami Helena Lim:
Kram otot leher disebabkan oleh banyak faktor. Namun, penyebab paling umum adalah terkilir atau tegangnya otot leher.
Sebagai informasi, di leher itu ada 20 otot dan berbagai ligamen, saraf, dan tendon. Jika terjadi kerusakan kecil sekali pun, atau kelelahan, itu bisa menyebabkan otot dan jaringan di leher menegang yang menyebabkan kram.
Pada kasus yang jarang terjadi, kram otot leher juga terjadi karena adanya cedera serius atau kondisi kesehatan serius yang menyebabkan kram leher.
Penyebab umum kram otot leher: