Dia menambahkan, bagi individu sehat, batas aman konsumsi vitamin B6 umumnya tidak melebihi 100 mg per hari. Sementara penggunaan terapeutik dapat mencapai 600 mg per hari, namun harus berada dalam pengawasan ketat tenaga medis.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti sebelum mengonsumsi suplemen. Beberapa langkah yang disarankan antara lain membaca label produk dengan cermat, menghindari konsumsi beberapa produk vitamin B secara bersamaan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ragu terkait dosis atau penggunaan jangka panjang.
Apabila muncul gejala seperti kesemutan atau mati rasa, penggunaan suplemen sebaiknya segera dihentikan dan dikonsultasikan ke dokter.
"Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, penting untuk mengedepankan panduan berbasis sains dibandingkan sekadar mengikuti tren," ujar Prof Pinzon.
Para ahli menegaskan, penggunaan suplemen vitamin B6 yang tepat dapat memberikan manfaat klinis nyata, mulai dari menjaga fungsi sistem saraf, meningkatkan energi, hingga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, edukasi berkelanjutan, pelabelan yang jelas, dan akses terhadap informasi kredibel dinilai penting untuk memastikan penggunaan suplemen yang aman dan efektif.