"Memulai hari dengan makanan bergizi seimbang serta mengatur jarak waktu makan secara teratur sepanjang hari dapat membantu menjaga energi tetap stabil, mendukung proses pencernaan yang efisien, dan mengoptimalkan fungsi metabolisme," jelas dia.
Selain pola makan, hidrasi dan kualitas tidur juga berpengaruh besar terhadap kesehatan pencernaan. Air membantu seluruh proses pencernaan berjalan optimal, sementara tidur menjadi waktu pemulihan bagi usus dan bakteri baik di dalamnya.
Karena itu, masyarakat disarankan menghindari konsumsi makanan berat, tinggi gula, lemak, maupun kafein menjelang tidur agar sistem pencernaan dapat beristirahat dengan baik.
"Jauh sebelum sains mampu menjelaskannya, kebijaksanaan tradisional telah mengajarkan kita untuk hidup selaras dengan ritme alami kehidupan. Menghadirkan kembali pola hidup tersebut ke dalam gaya hidup perkotaan tidak membutuhkan kesempurnaan, melainkan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten," ujar dr Vipada.