Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi hidup sehat dengan memperhatikan jam makan. (Foto: Istimewa)

"Memulai hari dengan makanan bergizi seimbang serta mengatur jarak waktu makan secara teratur sepanjang hari dapat membantu menjaga energi tetap stabil, mendukung proses pencernaan yang efisien, dan mengoptimalkan fungsi metabolisme," jelas dia.

Selain pola makan, hidrasi dan kualitas tidur juga berpengaruh besar terhadap kesehatan pencernaan. Air membantu seluruh proses pencernaan berjalan optimal, sementara tidur menjadi waktu pemulihan bagi usus dan bakteri baik di dalamnya.

Karena itu, masyarakat disarankan menghindari konsumsi makanan berat, tinggi gula, lemak, maupun kafein menjelang tidur agar sistem pencernaan dapat beristirahat dengan baik.

"Jauh sebelum sains mampu menjelaskannya, kebijaksanaan tradisional telah mengajarkan kita untuk hidup selaras dengan ritme alami kehidupan. Menghadirkan kembali pola hidup tersebut ke dalam gaya hidup perkotaan tidak membutuhkan kesempurnaan, melainkan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten," ujar dr Vipada.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Photo
2 hari lalu

Festival Olahraga dan Edukasi Finansial Ajak Generasi Muda Hidup Sehat

Seleb
13 hari lalu

Jelang Miss World 2026, Audrey Bianca Jaga Pola Hidup Sehat

Photo
13 hari lalu

Menkes Sosialisasikan Label Nutri-Level untuk Edukasi Konsumsi Sehat

Sains
4 jam lalu

Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal