Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?
Menurut dia, gaya hidup modern perlahan membuat ritme alami tubuh menjadi kacau. Kebiasaan begadang, makan tidak teratur, kerja shift, hingga terlalu lama menatap layar pada malam hari dapat mengganggu sinkronisasi jam biologis tubuh.
Ketika ritme tubuh terganggu, kondisi usus juga ikut terdampak. Akibatnya, risiko kenaikan berat badan, ketidakseimbangan gula darah, hingga peradangan jangka panjang menjadi lebih tinggi.
"Tantangannya adalah gaya hidup modern secara perlahan mengganggu komunikasi alami tersebut. Ketika jam biologis tidak lagi sinkron, kondisi usus pun ikut terganggu," katanya.
Dokter Vipada menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana menjaga kesehatan usus adalah dengan menjaga konsistensi waktu makan setiap hari. Idealnya, waktu makan berada dalam rentang delapan hingga 12 jam dalam sehari.
Sarapan juga disebut memiliki peran penting karena setelah berpuasa semalaman, sistem pencernaan berada dalam kondisi optimal untuk menyerap nutrisi.