Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Festival Olahraga dan Edukasi Finansial Ajak Generasi Muda Hidup Sehat
Advertisement . Scroll to see content

Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

Senin, 25 Mei 2026 - 15:31:00 WIB
Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?
Ilustrasi hidup sehat dengan memperhatikan jam makan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, gaya hidup modern perlahan membuat ritme alami tubuh menjadi kacau. Kebiasaan begadang, makan tidak teratur, kerja shift, hingga terlalu lama menatap layar pada malam hari dapat mengganggu sinkronisasi jam biologis tubuh.

Ketika ritme tubuh terganggu, kondisi usus juga ikut terdampak. Akibatnya, risiko kenaikan berat badan, ketidakseimbangan gula darah, hingga peradangan jangka panjang menjadi lebih tinggi.

"Tantangannya adalah gaya hidup modern secara perlahan mengganggu komunikasi alami tersebut. Ketika jam biologis tidak lagi sinkron, kondisi usus pun ikut terganggu," katanya.

Dokter Vipada menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana menjaga kesehatan usus adalah dengan menjaga konsistensi waktu makan setiap hari. Idealnya, waktu makan berada dalam rentang delapan hingga 12 jam dalam sehari.

Sarapan juga disebut memiliki peran penting karena setelah berpuasa semalaman, sistem pencernaan berada dalam kondisi optimal untuk menyerap nutrisi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut