Fakta Mengejutkan! Pasien DBD Butuh Waktu Pulih hingga 2 Pekan, Biaya Terus Bertambah

Niko Prayoga
Setelah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, pasien DBD umumnya masih membutuhkan waktu satu hingga dua pekan untuk memulihkan kondisi tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

Sementara itu, pasien yang tidak memiliki BPJS harus menanggung biaya yang jauh lebih besar, yakni sekitar Rp4,3 juta hingga Rp5,6 juta karena seluruh biaya pengobatan dan perawatan dibayar secara mandiri.

Penelitian tersebut juga memperkirakan beban ekonomi akibat dengue di Indonesia sepanjang 2024 mencapai USD550,9 juta atau hampir Rp9 triliun, dengan lebih dari 2 juta kasus rawat inap. Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa dengue bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan finansial yang besar bagi masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Prof Sri menilai upaya pencegahan dengue harus dilakukan secara lebih komprehensif. Selain pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus, dia menekankan pentingnya deteksi dini di fasilitas kesehatan serta vaksinasi dengue untuk menekan jumlah kasus bergejala, rawat inap, hingga kematian dalam jangka panjang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 jam lalu

Studi UGM: Beban Ekonomi DBD di Indonesia Tembus Hampir Rp9 Triliun

16 jam lalu

Studi UGM: Sakit DBD Bisa Habiskan Biaya hingga Rp5,6 Juta bagi Pasien Tanpa BPJS

17 jam lalu

Meski Punya BPJS Pasien DBD Masih Rogoh Kocek hingga Rp1,3 Juta, Ini Penyebabnya

27 hari lalu

Kasus DBD pada Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala Kritis yang Harus Diwaspadai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal