Cara Unik Ekspresikan Rasa Sakit dengan Buku Gambar, Bermanfaat untuk Disabilitas 

Vien Dimyati
Ekspresikan rasa sakit dengan buku bergambar (Foto: Ist)

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, Prof. Rini Sekartini menjelaskan, terdapat kendala berbicara dan komunikasi nonverbal membuat penyandang disabilitas sulit menyatakan rasa sakit dengan benar.  

“Karena sulit menyampaikan apa yang dirasakannya, mereka menjadi tantrum untuk melampiaskan kekesalannya akibat orang lain tidak mengerti,” kata Rini dalam penutupan kampanye ‘Say Pain’ yang digagas oleh Daewoong Pharmaceutical, belum lama ini. 

Penyandang disabilitas juga kesulitan menentukan dengan pasti derajat sakit atau kondisi emergency. Kesulitan menentukan atau menunjukkan lokasi sakit, dan sulit dalam pemberian obat (kadang harus dipaksa).  

Buku Bergambar AAC 

Daewoong Pharmaceutical, perusahaan perawatan kesehatan global asal Korea, mengadakan kampanye Say Pain untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas perkembangan di Indonesia. 

Salah satu bentuk kampanye ini dengan memproduksi buku bergambar AAC (Augmented and Alternatives Communication) berjudul Katakan Rasa Sakitmu. Buku AAC bertujuan untuk dapat membantu penyandang disabilitas mengungkapkan gejala sakitnya kepada dokter sehingga dapat menerima diagnosis dan pengobatan yang tepat. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AI Bantu Penyandang Disabilitas Masuk Ekonomi Digital, Ini Caranya!

57 tahun lalu

Salut! Cacat Tak Punya Kaki, Pria Ini Taklukkan Puncak Gunung Everest

57 tahun lalu

Pertama di Jaksel, Taman Puring bakal Disulap jadi Ruang Ramah Disabilitas

57 tahun lalu

Kemnaker Dampingi Penyandang Disabilitas Masuk ke Dunia Kerja, Ini Caranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal