Buka Puasa Pakai Gorengan Tiap Hari, Ingat 5 Risiko bagi Kesehatan

Annastasya Rizqa
Di balik kenikmatannya, kebiasaan makan gorangan setiap buka puasa menyimpan risiko kesehatan yang tak bisa dianggap sepele. (Foto: AI)

Gejala yang muncul biasanya berupa rasa terbakar di dada (heartburn), mual, hingga rasa pahit di mulut. Kondisi ini dapat semakin parah pada orang yang memiliki riwayat maag.

Jika dibiarkan berulang, gangguan asam lambung dapat mengganggu kualitas ibadah dan aktivitas malam hari. Karena itu, penting membatasi konsumsi makanan berminyak saat berbuka.

3. Lonjakan Gula Darah

Banyak gorengan dibuat dari tepung putih dengan indeks glikemik cukup tinggi. Ketika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong, makanan ini dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat.

Setelah melonjak, kadar gula darah bisa turun drastis dalam waktu singkat. Dampaknya, tubuh terasa lemas dan mudah lapar kembali meski baru saja berbuka.

Dalam jangka panjang, pola seperti ini berpotensi memicu gangguan metabolisme. Terutama jika disertai konsumsi minuman manis berlebihan saat berbuka.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengharukan! Harry Kiss Ungkap Vidi Aldiano Lahir dan Meninggal Dunia di Bulan Ramadhan

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya 20 Maret 2026, Hari Terakhir Ramadan

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Jakarta dan Sekitarnya 20 Maret 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

57 tahun lalu

Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal