Bos Estee Lauder Kendal Ascher Meninggal Dunia usai Filler, Dokter Jelaskan Penyebabnya!

Muhammad Sukardi
Tindakan estetika filler bisa mematikan. (Foto: X)

Meski demikian, Mark menegaskan bahwa komplikasi seperti ini sangat jarang terjadi pada filler wajah. Risiko serupa lebih sering dikaitkan dengan prosedur estetika yang menggunakan volume besar, seperti transfer lemak pada area bokong.

"Sangat jarang terjadi pada filler wajah dan lebih sering dikaitkan dengan prosedur injeksi volume besar seperti transfer lemak pada bokong," kata dr Kenneth Mark, dikutip New York Post, Kamis (18/6/2026).

Filler Wajah Umumnya Aman

Di balik kasus tragis tersebut, para ahli menekankan bahwa filler wajah pada dasarnya merupakan prosedur yang aman apabila dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten.

Filler adalah zat berbentuk gel yang disuntikkan ke bawah kulit untuk mengurangi kerutan, mengisi cekungan wajah, atau menambah volume pada area tertentu seperti pipi dan bibir. Bahan yang digunakan umumnya berupa asam hialuronat atau lemak dari tubuh pasien sendiri.

Dokter bedah plastik dr Lyle Leipziger menyebut jutaan orang menjalani prosedur filler setiap tahun dengan tingkat keamanan yang tinggi. Namun, syarat utamanya adalah tindakan dilakukan oleh dokter yang memiliki pelatihan khusus serta memahami anatomi wajah secara mendalam.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Bos Estée Lauder Kendal Ascher Meninggal Dunia usai Suntik Filler

57 tahun lalu

Dokter Tegaskan Filler Memperbesar Payudara Tidak Hilang dalam Tubuh, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Ariel Tatum Ngaku Pernah Filler Bibir, Fans Ngotot Bilang Ini

57 tahun lalu

Selena Gomez Buka-bukaan Ngaku Disuntik Botox, Bantah Pakai Filler

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal