Bos Estee Lauder Kendal Ascher Meninggal Dunia usai Filler, Dokter Jelaskan Penyebabnya!

Muhammad Sukardi
Tindakan estetika filler bisa mematikan. (Foto: X)

Namun bila terlambat ditangani, komplikasi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan kulit, kebutaan, hingga emboli paru seperti yang diduga terjadi pada kasus Kendal Ascher.

"Komplikasi yang paling mengkhawatirkan adalah vascular occlusion, ketika filler secara tidak sengaja masuk ke pembuluh darah dan menghambat aliran darah," jelas dr Leipziger.

Area wajah yang dianggap memiliki risiko lebih tinggi meliputi pelipis, area antara kedua alis, serta bibir.

Cara Mengurangi Risiko Saat Menjalani Filler

Para dokter menyarankan beberapa langkah penting sebelum menjalani prosedur filler:

1. Pilih dokter spesialis kulit atau bedah plastik yang berpengalaman dan tersertifikasi.
2. Pastikan produk filler yang digunakan telah memiliki izin edar resmi.
3. Hindari tergiur harga murah dari penyedia layanan yang tidak jelas kredibilitasnya.
4. Lakukan prosedur secara bertahap, bukan menyuntikkan filler dalam jumlah besar sekaligus.
5. Konsultasikan riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi sebelum tindakan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Bos Estée Lauder Kendal Ascher Meninggal Dunia usai Suntik Filler

57 tahun lalu

Dokter Tegaskan Filler Memperbesar Payudara Tidak Hilang dalam Tubuh, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Ariel Tatum Ngaku Pernah Filler Bibir, Fans Ngotot Bilang Ini

57 tahun lalu

Selena Gomez Buka-bukaan Ngaku Disuntik Botox, Bantah Pakai Filler

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal