Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi remaja main media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)

Namun demikian, IDAI mengingatkan bahwa kebijakan saja tidak cukup. Peran orang tua tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan mental anak di era digital.

Anak, kata dr Fitri, perlu diarahkan untuk lebih banyak beraktivitas fisik, berinteraksi secara langsung, serta memiliki ruang komunikasi yang terbuka di dalam keluarga.

"Yang kita jaga bukan hanya akses anak terhadap gawai, tetapi masa depan mereka," ujar dr Fitri.

Dengan jumlah anak di bawah 16 tahun yang mencapai puluhan juta, IDAI menilai perlindungan dari dampak negatif media sosial harus menjadi gerakan bersama. Tanpa langkah serius, generasi muda berisiko tumbuh dengan masalah mental, kecanduan digital, dan lemahnya kemampuan sosial.

Pembatasan media sosial pun dipandang bukan sebagai larangan, melainkan bentuk perlindungan agar anak tidak terpapar risiko sebelum mereka benar-benar siap menghadapinya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Pemerintah Resmi Batasi Anak Main Medsos, Sri Gusni: Langkah Preventif Lindungi Generasi Muda

57 tahun lalu

8 Medsos yang Dilarang untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Daftarnya!

57 tahun lalu

Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos Berisiko, Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal