JAKARTA, iNews.id - Gangguan mental kini menjadi salah satu masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan. Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal medis bergengsi The Lancet mengungkapkan, hampir 1,2 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan mental pada 2023.
Jumlah tersebut meningkat hingga 95,5 persen dibandingkan tahun 1990. Penelitian itu juga menemukan bahwa gangguan kecemasan dan depresi menjadi kondisi mental yang paling banyak dialami masyarakat dunia.
Penelitian yang menganalisis data dari 204 negara dan wilayah ini menyebutkan bahwa dunia kini memasuki fase yang lebih serius terkait memburuknya beban gangguan mental secara global.
Profesor sekaligus penulis utama studi, Dr. Damian Santomauro dari School of Public Health University of Queensland, Australia, mengaku terkejut dengan besarnya lonjakan kasus tersebut.
"Ada banyak faktor yang berperan dan sulit dipisahkan satu per satu. Penanganan faktor-faktor risiko ini membutuhkan kepemimpinan global secara kolektif," ujarnya, dikutip dari BBC, Jumat (22/5/2026).