Lukisan berjudul The Man from Bantul karya Masriadi adalah salah satu karya lukis kontemporer termahal di Indonesia. Lukisan ini merepresentasikan wajah politik Indonesia yang dikemas dalam visual permainan game dan komik DC.
Secara simbolik, lukisan ini mendeskripsi tentang pertarungan politik yang menyingkirkan rasa kemanusiaan dan dipertontonkan. Pada 6 Oktober 2008, karya tersebut dibanderol dengan harga Rp 9,71 miliar (berdasarkan kurs pada saat itu) di balai lelang Sotheby’s Hong Kong.
Seperti halnya Djoko Pekik dan I Nyoman Masriadi, pelukis Sindoesoedarsono Sudjojono juga menyampaikan pandangan sosial dan politiknya melalui guratan di kanvas. Lukisan berjudul "The Ruins and The Piano" adalah salah satu karya Sudjojono yang menonjol dan termasuk yang termahal.
Lukisan yang dibuat pada tahun 1956 ini bisa jadi salah satu karya Sudjojono yang keluar dari pakemnya sebagai seorang realis.
Dalam lukisan tersebut, digambarkan sebuah piano teronggok di tengah reruntuhan bencana, bagaikan barang mewah dan baru yang tiba-tiba diletakkan di lingkungan asing.