Rakyat Bersuara Malam Ini: Bom Waktu Skandal Pejabat, Gertak atau Nyata?

Karina Asta Widara
Rakyat Bersuara: Bom Waktu Skandal Pejabat, Gertak atau Nyata? (foto: iNews)

Langkah menjadi justice collaborator, menurut mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mochamad Praswad Nugraha, memberikan perlindungan hukum yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002.

Dengan langkah yang jelas dan komitmen terhadap kebenaran, harapan untuk melihat Indonesia yang bersih dari korupsi dapat semakin dekat. Namun pertanyaannya, akankah Hasto Kristiyanto berani mengambil langkah ini?

Saksikan selengkapnya di Rakyat Bersuara “Bom Waktu Skandal Pejabat, Gertak atau Nyata?” bersama para narasumber, Guntur Romli-politikus PDI Perjuangan, Connie Rahakundini Bakrie-analis militer dan pertahanan, Refly Harun-pakar hukum tata negara, Rocky Gerung-akademisi, Yudi Purnomo Harahap-eks penyidik KPK, Andi Azwan-Waketum Joman, Ade Armando-politikus PSI, malam ini pukul 19.00 WIB. Live hanya di iNews.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
20 jam lalu

Pengacara Rismon Yakin Jaksa Sudah Kantongi Bukti Ijazah Jokowi

21 jam lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

19 jam lalu

Pakar Hukum Pertanyakan Pasal 32 UU ITE yang Menjerat Roy Suryo Cs

23 jam lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

23 jam lalu

Pakar Hukum Pidana: Perubahan Dokumen Elektronik Belum Tentu Melanggar Pasal 32 UU ITE

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal