Wawancara Eksklusif iNews dengan Jusuf Kalla terkait Kisruh Perebutan Kursi Ketum PMI

iNews
Wawancara eksklusif iNews dengan Jusuf Kalla terkait kisruh perebutan kursi Ketum PMI. (iNews)

Ketika persoalan ini mendera Palang Merah Indonesia kemudian Bapak juga ke depannya kan akan memimpin Palang Merah Indonesia, apa fokus Pak JK, khususnya meningkatkan pelayanan untuk masyarakat?

JK: PMI kan ada dua melayani masyarakat dalam bentuk donor darah. Itu tiap tahun 5 juta kantong diproduksi oleh PMI untuk orang-orang yang butuh di rumah sakit, 5 juta kantong setahun. Begitu besarnya itu. 

Itu akan terus ditingkatkan Pak?

JK: Ya iya sesuai dengan jumlah penduduk, terus meningkat biasanya.

Menurut Pak JK, ke depan apakah hal-hal seperti munas tandingan, kemudian tantangan yang lain mungkin ada ada lagi di tubuh PMI Pak?

JK: Ya ada saja orang-orang yang punya ambisi, tapi tidak punya kemampuan, ada sajalah, di mana-mana itu. Orang yang ambisi, ambisius, tapi tidak sanggup mendapat dukungan ya sudah. Jangan cari alasan macam-macam.

Artinya ya sudah, tidak bisa mengklaim secara sepihak begitu, apalagi melakukan semuanya di luar prosedur Pak? 

JK: Ya klaim apa? Jelas aturannya 20 persen dan itu anggaran dasar anggaran rumah tangga kan disetujui oleh munas.

Kepengurusan masih belum selesai ya Pak?

JK: Iya gak apa-apa, kepengurusan jalan terus. Seminggu kita selesaikan. Cuma begini, berbeda dengan orang lain, Palang Merah itu pengurusnya dibatasin. Kalau pusat itu hanya 21 orang. Kemudian kalau daerah, provinsi hanya 17. Kalau kota hanya 15. Jadi, kita hanya menyeleksi orang-orang yang mau kerja dengan betul dan tidak banyak, harus efektif. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Kejagung Turun Tangan! Periksa 4 Jaksa Kasus Videografer Amsal Sitepu

Buletin
4 jam lalu

Ultimatum! Trump Ancam Hancurkan Iran jika Tak Buka Selat Hormuz 

Megapolitan
20 jam lalu

Terbongkar! Pasutri di Bogor Oplos Gas Elpiji Subsidi, Raup Omzet Rp13,2 Miliar

Buletin
1 hari lalu

Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Nasional
1 hari lalu

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa untuk Orang Miskin Diotak-atik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal