JK: Palang Merah Indonesia itu kan organisasi untuk kemanusiaan. Bagaimana mengurangi penderitaan manusia, masyarakat, baik karena bencana atau perang ataupun karena perbuatan manusia. Nah, kita Indonesia ini berbagai bencana telah terjadi. Memang kita berada di ring of fire. Karena itu, kegiatan Palang Merah haruslah kontinyu dan teratur dan siap siaga untuk segala kemungkinan yang ada. Di samping itu juga, apabila ada masalah seperti konflik dan sebagainya, maka Palang Merah harus siap untuk menjadi penengah atau siap untuk mendukung untuk orang-orang yang kena korban daripada itu. Itu visinya Palang Merah yang kita kerjakan. Bagi kita, itu visi kita, semua para relawan Palang Merah, pengurus Palang Merah dan juga pimpinannya tentunya.
Kemarin Bapak diberikan waktu satu bulan untuk membentuk kepengurusan. Saat ini nama-namanya sudah ada belum Pak?
JK: Kan sebulan, baru kemarin satu hari, belum rapat formateur, ini yang menentukan formateur.
Ada kriteria khusus Pak untuk berada di dalam kepengurusan?
JK: Kriterianya pertama, tentu mau berbakti secara sukarela kepada kemanusiaan dan juga mempunyai waktu yang cukup dan mempunyai kemampuan fisik yang baik untuk tugas tersebut, yang sehat itu, jasmani rohani untuk bekerja untuk kemanusiaan secara sukarela.
Bicara soal tantangan, tantangan Palang Merah Indonesia ke depannya seperti apa?