Tragedi Siswa SD di Ngada Meninggal Gantung Diri, Sang Ibu Ungkap Cerita Terakhir

iNews TV
Keluarga siswa SD di Ngada meninggal gantung diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT. (Foto: iNews TV)

Meski demikian, Kemendikdasmen menegaskan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya dengan dukungan finansial. Pendampingan psikososial dan lingkungan tumbuh kembang yang suportif dinilai sangat penting.

"Saat ini, Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah bersama perangkat daerah terkait untuk melakukan pendampingan kepada keluarga termasuk menyiapkan dukungan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga lainnya," tuturnya.

"Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dilakukan untuk memastikan keluarga mendapatkan akses layanan sosial dan pendidikan yang dibutuhkan," katanya lagi.

Peristiwa siswa SD di Ngada meninggal gantung diri ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang dampak kemiskinan, keterbatasan pendampingan emosional, serta pentingnya kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dari keluarga rentan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah

57 tahun lalu

Kemendikdasmen Buka Fakta Siswa SD Gantung Diri di Ngada NTT Penerima PIP

57 tahun lalu

Cerita Ibu Siswa SD di Ngada yang Gantung Diri, Sang Anak Sempat Tanya Soal PIP

57 tahun lalu

Bupati Ngada Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup gegara Tak Bisa Beli Buku

57 tahun lalu

Gubernur NTT Murka Siswa SD Ngada Bunuh Diri: Malu Saya Ada Warga Meninggal karena Miskin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal