Tragedi Siswa SD di Ngada Meninggal Gantung Diri, Sang Ibu Ungkap Cerita Terakhir

iNews TV
Keluarga siswa SD di Ngada meninggal gantung diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT. (Foto: iNews TV)

Tragedi siswa SD di Ngada meninggal gantung diri ini mendapat perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.

"Kemendikdasmen memandang peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks," kata Atip, Rabu (4/2/2026).

Atip menjelaskan, kondisi emosional anak dipengaruhi banyak faktor yang saling berkaitan, sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga negara.

Dia menambahkan, korban tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) dan dana tersebut telah disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Sebagai bagian dari kebijakan afirmasi pendidikan, mendiang murid tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP), yang dananya telah disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah

57 tahun lalu

Kemendikdasmen Buka Fakta Siswa SD Gantung Diri di Ngada NTT Penerima PIP

57 tahun lalu

Cerita Ibu Siswa SD di Ngada yang Gantung Diri, Sang Anak Sempat Tanya Soal PIP

57 tahun lalu

Bupati Ngada Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup gegara Tak Bisa Beli Buku

57 tahun lalu

Gubernur NTT Murka Siswa SD Ngada Bunuh Diri: Malu Saya Ada Warga Meninggal karena Miskin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal