Ketegangan kawasan meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel serta sejumlah negara Arab yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. Serangan itu menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, termasuk pelabuhan dan bangunan tempat tinggal.
Pemerintah Iran menyatakan serangan tersebut merupakan respons terhadap operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Serangan sebelumnya dilaporkan menewaskan ratusan orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan sejumlah pejabat militer tinggi.
Kecaman Keras GCC dan Uni Eropa
Serangan Iran juga memicu kecaman keras dari negara-negara Arab yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) serta Uni Eropa. Para Menteri Luar Negeri dari kedua pihak menilai serangan Iran mengancam stabilitas kawasan.
Pernyataan bersama itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri antara GCC dan Uni Eropa terkait serangan Iran terhadap negara-negara anggota GCC pada Kamis (5/3/2026).
Dalam pernyataan resmi, para menteri menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara GCC dan Uni Eropa yang berlandaskan Perjanjian Kerja Sama 1988 serta keputusan pada KTT GCC–Uni Eropa di Brussel pada Oktober 2024.