Indonesia Kecam Keras Kekerasan Militer Israel pada WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

Riyan Rizki Roshali
RI mengecam penyiksaan 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel. Korban mengaku dipukul dan disetrum saat ditahan militer Israel. Foto iNews TV

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengecam keras tindakan militer Israel terhadap sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang sempat ditahan saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza. Pemerintah menilai perlakuan tersebut tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.

Kesembilan WNI itu kini telah dibebaskan dari tahanan Israel. Selama menjalani penahanan, mereka mengaku mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan, tendangan hingga penyetruman oleh aparat Israel.

“Indonesia mengutuk keras tindakan penyiksaan yang dialami WNI selama masa penahanan,” ujar Sugiono melalui unggahan di akun Instagram resminya, Jumat (22/5/2026).

Sugiono menegaskan, segala bentuk perlakuan tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Menurut dia, sembilan WNI tersebut telah tiba dengan selamat di Turki pada Kamis (21/5/2026) setelah dibebaskan dari Israel. Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

Internasional
4 jam lalu

Aktivis GSF Kisahkan Kekejaman Tentara Israel, Dipukuli hingga Disetrum

Buletin
2 jam lalu

Kesaksian WNI Aktivis Global Sumud Flotilla: Dipukuli, Disetrum dan Diteriaki Teroris oleh Tentara Israel

Nasional
3 jam lalu

Pengakuan WNI Diculik Israel: Tulang Rusuk Dipukuli Lalu Disetrum

Nasional
3 jam lalu

Menlu RI Kutuk Keras Israel Siksa 9 WNI: Tak Manusiawi, Langgar Hukum Internasional!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal