Indonesia Kecam Keras Kekerasan Militer Israel pada WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

Riyan Rizki Roshali
RI mengecam penyiksaan 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel. Korban mengaku dipukul dan disetrum saat ditahan militer Israel. Foto iNews TV

“Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulangan seluruh WNI berjalan lancar sehingga mereka bisa segera kembali ke tanah air dengan aman,” katanya.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Istanbul, Turki, Darianto Harsono mengungkapkan para WNI mengalami tindak kekerasan selama ditahan militer Israel. Mereka disebut mengalami pemukulan, tendangan hingga penyetruman selama tiga hingga empat hari penahanan.

“Selama masa penahanan ada yang mengalami kekerasan fisik seperti ditendang, dipukul, hingga disetrum,” ujar Darianto dalam video yang diunggah Menlu Sugiono di Instagram.

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ditangkap militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur, pada 19-20 Mei 2026 saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Pemerintah Indonesia memastikan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba di Indonesia dengan selamat.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Aktivis GSF Kisahkan Kekejaman Tentara Israel, Dipukuli hingga Disetrum

57 tahun lalu

Ketegangan Memanas, Hizbullah Bersumpah Lanjutkan Perang Melawan Israel

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal