Vaksinasi Ditargetkan Januari 2021, Menko Airlangga:  Masih Tunggu Kajian BPOM dan Fatwa Halal MUI

Djairan
Selain menunggu perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pemerintah juga menunggu fatwa halal dari MUI mengenai vaksin Covid-19. (Foto: Antara)

Simulasi vaksinasi Covid-19 juga terus dilakukan untuk membuat vaksinasi dapat dijalankan dengan lancar. Simulasi ini dilakukan dengan detil termasuk proses distribusi sehingga segala kebutuhan dapat disiapkan. 

Saat ini simulasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 telah diselenggarakan di sejumlah daerah, di antaranya Bogor, Depok, Bekasi, dan Bali yang ditinjau oleh Presiden Joko Widodo. “Uji coba ini selanjutnya akan diaplikasikan di daerah lain,”  kata Airlangga.

Kini vaksin Sinovac tersebut disimpan di Bio Farma dan selanjutnya akan didistribusikan ke tingkat provinsi. Dari tingkat provinsi selanjutnya akan didistribusikan ke kabupaten/kota dan selanjutnya Dinas Kesehatan kabupaten/kota ke fasilitas-fasilitas kesehatan. 

Indonesia adalah negara pertama di ASEAN yang mendapatkan vaksin Sinovac. Pemerintah juga sudah bekerja sama dengan Pfizer, Astra Seneca  dan Moderna. Namun, vaksin tersebut baru tiba di Tanah Air pada kuartal kedua 2021. Adapun, vaksin Merah Putih produksi dalam negeri baru siap pada 2022. 

Pemerintah sendiri menargetkan 107 vaksinasi untuk tahun depan, yang dilakukan bertahap. Ini dilakukan untuk meningkatkan imunitas masyarakat. 

“Vaksin ini adalah solusi atas pandemi Covid untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Namun sesuai instruksi Presiden tetap harus menjalankan protokol kesehatan,” ujar Airlangga. 

Jika ada kepercayaan diri di masyarakat, maka diharapkan meningkat pula konsumsi masyarakat yang berujung pada  pemulihan ekonomi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

JK Melayat ke Rumah Duka Ryamizard Ryacudu, Kenang Momen Penanganan Tsunami Aceh

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

57 tahun lalu

Kabar Baik, Pemerintah Pangkas PPh Final untuk Penulis Jadi 1,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal