Menkeu Sindir Daerah karena Anggaran Pendidikan Tak Terserap Optimal

Rully Ramli
Ilustrasi. (Foto: iNews.id)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan untuk pendidikan tersebut nantinya perlu dikelola lagi dengan baik oleh pemda. Apalagi jika berbicara mengenai program pelatihan yang orientasinya berdasarkan daerah masing-masing.

"Orang punya gelar sarjana, master, PhD, tapi waktu kerja tidak produktif. Kita butuh keterampilan. Maka kegiatan vokasi jadi sangat penting," kata Sri Mulyani.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menargetkan peningkatan sumber daya manusia (SDM) setelah membangun beragam proyek proyek infrastruktur di berbagai daerah. Hal ini agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain di era Revolusi Industri 4.0.

Jokowi mengatakan, pembangunan SDM akan diperlakukan sama pentingnya dengan proyek infrastruktur. Pasalnya, Indonesia perlu mengejar ketertinggalannya dari negara lain guna mengerek kualitas SDM.

"Menurut saya, kita harus lakukan secara besar-besaran. Bukan hanya 100-200, bukan 1.000-2.000, bukan 100.000-200.000. Kita ingin bangun besar-besaran sama seperti bangun infrastruktur yang kita kerjakan di tahun-tahun kemarin," ujarnya saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal