KSSK: Modal Asing Keluar Akibat Covid-19 Dua Kali Lipat Krisis 2008

Suparjo Ramalan
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, kepanikan di pasar keuangan terjadi secara global. Hal ini terlihat dari CBOE Volality Index yang mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Akibatnya, investor asing ikut menarik modalnya dari negara-negara emerging market, termasuk Indonesia.

Derasnya capital outflow, kata Sri Mulyani, membuat nilai tukar rupiah sangat bergejolak. Pada Februari 2020, kurs rupiah masih berada di kisaran Rp14.318 per dolar AS.

"Namun memasuki pekan kedua Maret terjadi pelemahan ke Rp14.778 per dolar AS, dan berlanjut ke level terendah pada 23 Maret ke Rp16.575 per dolar AS," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

57 tahun lalu

Purbaya Beberkan Dampak Buyback SBN, Dana Investor Asing ke RI Tembus 3 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Dikonversi 50 Persen ke Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal