“Kami percaya DJP tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan keterbukaan menjadi kunci memperkuat sistem perpajakan yang sehat dan berkeadilan,” tuturnya.
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto turut mengapresiasi langkah DJP dalam membangun dialog bersama para pelaku ekonomi. Dia menegaskan bahwa sektor jasa merupakan penggerak utama ekonomi Jakarta.
“Yang hadir di sini adalah bagian dari pelaku ekonomi yang membuat pembangunan Jakarta bisa seperti sekarang. Mari kita bersama-sama membangun dan menjaga Jakarta dengan seluruh potensi ekonomi yang ada,” katanya.
Dalam sesi inspiratif, Merry Riana membagikan pandangannya mengenai motivasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Ia menyebut empat tingkatan motivasi, yaitu ketakutan, kepatuhan, kesadaran, dan kepedulian.
“Tingkat tertinggi dari kepatuhan adalah kepedulian saat seseorang tidak lagi bertanya ‘Kenapa sih kita harus bayar pajak?’, tapi sudah memahami makna dan manfaatnya. Saya sangat mengapresiasi acara seperti ini, karena menjadi jembatan yang memperkuat kolaborasi antara DJP dan masyarakat,” kata Merry.